Inilah Beberapa Pengertian Hak dan Kewajiban Warga Negara Menurut Para Ahli

Inilah Beberapa Pengertian Hak dan Kewajiban Warga Negara Menurut Para Ahli

Sebagai warga negara yang baik, kita perlu mengetahui betul tentang hak dan kewajiban setiap warga negara. Hal ini karena kita tidak bisa menuntut hak sebelum melakukan kewajiban.

Sayangnya, masih banyak yang belum mengetahui apa sebenarnya hak dan kewajiban itu. Berikut ini adalah beberapa pengertian hak dan kewajiban warga negara menurut para ahli.

Beberapa Pengertian Hak dan Kewajiban Menurut Para Ahli

  1. Menurut Prof. Dr. Notonegoro

Pengertian yang pertama adalah pendapat dari Prof. Dr. Notonegoro. Beliau berpendapat bahwa hak merupakan suatu kuasa untuk melakukan atau menerima suatu hal yang sudah semestinya dilakukan atau diterima. Dalam poin ini, hak tidak bisa diterima atau dilakukan oleh pihak yang lain.

Sedangkan, berkaitan dengan pengertian kewajiban, beliau menuturkan bahwa kewajiban merupakan sebuah beban untuk memberikan suatu hal yang memang sudah semestinya diberikan oleh sebuah pihak tertentu.

Dalam hal ini, kewajiban tidak bisa diberikan pihak lain dan sifatnya dapat dituntut secara paksa apabila kewajiban ini tidak terpenuhi. Selain itu, kewajiban juga beliau artikan sebagai hal yang harus dilakukan.

  1. Menurut Curzon

Berbeda dengan sebelumnya, Curzon memiliki pandangan tersendiri mengenai pengertian hak dan kewajiban. Ia mengelompokkan hak ke dalam 5 golongan, yakni hak sempurna, hak utama, hak publik, hak positif, dan hak milik.

Hak sempurna bisa dipaksakan lewat jalur hukum. Hak utama merupakan hak yang diperluas dengan hak-hak tambahan. Hak publik merupakan hak yang dipunyai oleh masyarakat pada umumnya. Hak positif merupakan hak untuk melakukan perbuatan tertentu. Sedangkan hak milik merupakan hak yang berhubungan dengan kedudukan atau barang.

Tentang kewajiban, ia pun juga membagi ke dalam 5 kelompok, yakni kewajiban mutlak, kewajiban publik, kewajiban positif, kewajiban umum, dan kewajiban primer. Kewajiban mutlak merupakan kewajiban atas diri sendiri. Kewajiban publik merupakan kewajiban untuk mematuhi hak-hak publik.

Kewajiban positif merupakan kewajiban untuk menghendaki dilakukannya sesuatu. Kewajiban umum berlaku untuk umum, dan kewajiban primer merupakan kewajiban yang tidak timbul dari perbuatan yang melanggar hukum.

  1. Menurut Soerjono Soekanto

Pendapat terakhir tentang pengertian hak dan kewajiban warga negara adalah Soerjono Soekanto. Beliau membedakan hak ke dalam dua pengertian, yakni hak searah dan hak jamak arah. Hak searah adalah hak yang terdapat di dalam hukum perjanjian, sedangkan hak jamak arah terdiri dari 4 macam hak, yakni hak kepribadian, hak kekeluargaan, hak cipta, dan hak dalam hukum tata negara.

Itulah beberapa pendapat mengenai pengertian hak dan kewajiban setiap warga Negara di kutip dari berbagai sumber terutama dari website https://www.daftarpustaka.org. Sebagai warga negara yang tunduk pada hukum yang berlaku, semua harus memahami hal yang fundamental tersebut. Jika tidak, maka akan ada penyalahgunaan atau pelanggaran hak dan kewajiban yang membuat kehidupan bernegara menjadi tidak kondusif.