10 Alat untuk Membuat Aplikasi Android

 

Android saat ini menguasai pasar ponsel dunia, di mana-mana menggunakan ponsel Android, bukan hanya ponsel, tetapi juga {tablet | Pil} dan bahkan jam pintar.

 

Android hadir sebagai sistem operasi yang berjalan di belakang layar dari perangkat ini, dibuat oleh Google, dikelola dengan sangat serius sampai akhirnya sekarang di Google Play Store ada lebih dari 2,2 juta aplikasi untuk perangkat Android.

 

Data sudah cukup untuk memberikan sistem operasi Google untuk menjadi pemimpin, diikuti oleh iOS yang dibuat oleh Apple dan Microsoft Windows Phone.

 

Jadi tidak perlu alasan lain untuk tidak segera terjun ke pengembang Android, jika Anda memahami pembuatan aplikasi dengan Android, pintu-pintu rezeki Anda tentu akan lebih terbuka karena semakin banyak kesempatan kerja.

 

Berikut ini adalah beberapa {perangkat lunak | Program perangkat lunak} Aplikasi yang dapat Anda gunakan sebagai ketentuan untuk membuat aplikasi Android Anda sendiri.

 

  1. Studio Android.

Android Studio adalah {terintegrasi | Built-in} {Development | Peningkatan | Pertumbuhan} Environtment (IDE) Secara resmi untuk Android yang diluncurkan oleh Google pada 2013. Alat-alat ini memiliki manajer perangkat virtual yang memungkinkan untuk melakukan pengujian secara langsung tanpa perlu menggunakan perangkat secara langsung, Anda dapat {pria | Laki-laki} -Debug Aplikasi yang dibuat langsung menggunakan manajer perangkat Android.

 

Alat ini tersedia untuk digunakan di Windows, Linux dan Mac OS X.

 

  1. NDK Android.

Android NDK (kit pengembang asli) menawarkan satu set alat yang memungkinkan Anda untuk menggunakan C dan C ++ untuk mengembangkan aplikasi Android. Alat ini dilengkapi dengan beberapa perpustakaan tertanam untuk memungkinkan Anda menggunakan kembali kode sebelumnya dan memungkinkan Anda untuk berinovasi.

 

Google merilis Android NDK untuk memengaruhi pengembang C dan C ++ untuk meningkatkan jumlah aplikasi Android. Jadi Anda tidak perlu menjadi {master | Pegang} Jawa untuk mengembangkan sesuatu untuk pengguna Android.

 

Alat ini juga dapat diintegrasikan dengan Eclipse IDE dan Microsoft Visual Studio.

 

{3 | Tiga}. Unity3D.

Jika Anda ingin mengembangkan aplikasi dengan pengalaman 3D, Anda dapat menggunakan Unity3D. Alat ini menawarkan banyak API yang membantu membangun antarmuka aplikasi yang menarik. Selain itu, Anda juga dapat memanfaatkan fitur {High | Excated} – {end | Selesai} Dari mesin untuk membangun {game | Rekreasi | Sport} 3D Mobile.

 

{4 | Empat}. QT untuk Android.

QT untuk Android cocok untuk programmer dengan navigator tentang C ++ dan QML. Perusahaan QT telah merancang QT untuk Android agar lebih mudah bagi programmer. Kerangka kerja ini memungkinkan Anda untuk mengembangkan aplikasi QT 5 pada perangkat dengan Android {4 | Empat} .1 (api {level | derajat | tahap} {16 | enam belas}) atau lebih tinggi. Selain itu, ada juga beberapa solusi sederhana untuk menangani konten media.

 

  1. xamarin.

Ironisnya Microsoft juga mendukung pengembangan aplikasi Android menggunakan Xamarin. Ini adalah satu {alat | Perangkat | Perangkat lunak} adalah aplikasi terbaru dan mungkin yang paling mudah untuk mengembangkan, bukan hanya aplikasi Android, tetapi juga aplikasi iOS dan Windows terbaru.

 

Xamarin menggunakan bahasa C # untuk merancang aplikasi Android Anda.

 

  1. Appiventor.

Awalnya Appinventor digunakan untuk pengembang pemula, tetapi Kina telah memberikan milik MIT. Alat yang satu ini mengharuskan pengguna untuk memahami bahasa program / pengkodean. Tapi jangan khawatir, jika Anda menemukan kesulitan, tutorial video tersedia di dalamnya.

 

  1. PhoneGap.

Bagi Anda yang lanjutan menggunakan HTML, CSS dan Javascript tentu tidak akan mengalami kesulitan menggunakan PhoneGap. Phonegap tidak hanya dapat digunakan untuk membuat aplikasi {Ponsel | Seluler | Sel} Android, tetapi juga aplikasi {Ponsel | Seluler | Sel} Untuk iPhone, iPad, Palm, Windows Mobile, BB dan sebagainya. Cara kerjanya juga mudah,